Box Layout

HTML Layout
Backgroud Images
Backgroud Pattern
blog-img-10

Posted by : official

Menatap Masa Depan Muslimah: Semarak Kegiatan Keputrian YPI Shofwatul Qolbi Mengisi Keberkahan Hari Jumat

Bekasi — Humas Nurul Qolbi. Suara lantunan ayat-ayat suci Al-Qur'an bergema lembut di area aula dan ruang serbaguna Sekolah Islam Terpadu Nurul Qolbi. Jarum jam menunjukkan pukul sepuluh lebih empat puluh lima menit pada Jumat, 24 Juli 2026. Sementara kaum adam—para siswa dan guru laki-laki—bersiap-siap melangkahkan kaki menuju masjid untuk menunaikan ibadah Shalat Jumat berjamaah, suasana di area putri justru memancarkan kehangatan yang tak kalah khusyuk. Ratusan siswi dari tiga jenjang pendidikan berbeda, mulai dari Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT), Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMPIT), hingga Sekolah Menengah Kejuruan Islam Terpadu (SMKIT) Nurul Qolbi berkumpul dalam satu lingkaran kebaikan yang dinamakan Kegiatan Keputrian.

Agenda Keputrian ini bukanlah acara seremonial tahunan atau momentum sewaktu-waktu belaka, melainkan sebuah program pembiasaan rutin yang diselenggarakan setiap pekan di hari Jumat. Ketika waktu ibadah Shalat Jumat berlangsung, para siswi dan pendidik perempuan memanfaatkan ruang dan waktu tersebut secara optimal melalui serangkaian agenda keislaman yang terstruktur, edukatif, dan penuh keakraban. Kegiatan ini dirancang khusus untuk memastikan bahwa ruang waktu di hari Jumat tidak terbuang tanpa makna, melainkan menjadi wadah penempaan karakter, penguatan akidah, serta pemantapan adab bagi calon-calon ibu dan pemimpin masa depan.

Dalam dokumentasi kegiatan yang diabadikan pada edisi Jumat pekan ini, tampak jelas bagaimana dinamika dan keberagaman antusiasme peserta mengalir dari masing-masing tingkatan usia. Kehadiran tiga foto utama dalam warta dokumentasi sekolah menggambarkan cerita yang saling melengkapi tentang bagaimana nilai-nilai keislaman ditanamkan secara bertahap dan berkelanjutan.

Pada dokumentasi bagian kiri, terlihat deretan siswi usia SDIT Nurul Qolbi yang duduk rapi bersila di atas karpet. Menggunakan mukena berwarna-warni dengan corak yang lembut, raut wajah anak-anak ini memancarkan kepolosan sekaligus keseriusan yang mendalam. Mereka duduk berdampingan, menyimak setiap arahan dan materi yang disampaikan oleh ustazah pendamping dengan pandangan mata yang tertuju lurus ke depan. Botol-botol minuman kecil dan sajadah bermotif sederhana terpampang di sisi mereka, menandakan kesiapan anak-anak ini untuk beraktivitas dalam durasi waktu yang cukup panjang. Bagi tingkatan SDIT, pembiasaan dalam Keputrian difokuskan pada penanaman rasa cinta terhadap ibadah sejak dini, pengenalan tata cara bersuci (thaharah), latihan shalat yang benar, hingga pemahaman adab-adab dasar dalam kehidupan sehari-hari.

Bergeser ke foto bagian kanan, atmosfer kegiatan menunjukkan tingkatan usia yang lebih dewasa, yakni para siswi dari jenjang SMPIT dan SMKIT Nurul Qolbi. Dua orang siswi tampak sedang duduk berdekatan sembari memegang dan menyimak mushaf Al-Qur'an terbuka di pangkuan masing-masing. Seragam batik khas sekolah berpadu harmonis dengan jilbab polos berwarna gelap yang mereka kenakan. Senyum tipis yang tersirat dari wajah mereka memperlihatkan kenyamanan dan kebahagiaan saat berinteraksi dengan Kitab Suci. Pada jenjang menengah dan kejuruan ini, kegiatan Keputrian dikemas lebih interaktif. Selain tadarus dan tilawah Al-Qur'an bersama, para siswi diajak untuk mendalami kajian fikih kewanitaan modern, tatanan akhlak dalam berinteraksi di media sosial, manajemen diri, hingga pembekalan keterampilan praktis (life skills) yang menunjang kemandirian seorang muslimah.

Sementara itu, foto di bagian tengah menjadi puncaknya. Mengambil latar di dalam ruang serbaguna beratap tinggi dengan dinding bernuansa ungu dan hijau, tampak seluruh peserta dari berbagai jenjang berbaur dalam satu saf yang teratur untuk melaksanakan shalat berjamaah. Karpet-karpet sajadah terbentang rapi memenuhi ruangan, diisi oleh ratusan siswi berbalut mukena putih dan warna-warni yang sedang duduk khusyuk berdoa dan berdzikir sesudah shalat. Nuansa putih yang mendominasi di bagian tengah ruangan menciptakan pemandangan yang sejuk, menggambarkan kesucian niat serta kesatuan hati dalam menjalankan perintah Allah SWT.

Pelaksanaan Keputrian di YPI Shofwatul Qolbi tidak sekadar mengisi waktu luang, tetapi memiliki landasan pedagogis dan spiritual yang kuat. Menurut pihak pengelola sekolah dan panitia keagamaan, integrasi antara SDIT, SMPIT, dan SMKIT dalam kegiatan ini memberikan dampak positif berupa proses pendampingan sebaya (peer mentoring). Siswi yang lebih tua di tingkat SMKIT dan SMPIT secara tidak langsung menjadi teladan (role model) bagi adik-adik mereka di tingkat SDIT. Sebaliknya, kehadiran adik-adik SDIT memberikan rasa tanggung jawab moral bagi para seniornya untuk selalu menjaga sikap dan tutur kata.

Rangkaian acara Keputrian diawali sejak pukul 10.45 WIB. Tahap pertama dimulai dengan pembacaan Dzikir Pagi atau Dzikir Al-Matsurat bersama-sama untuk menenangkan jiwa dan memfokuskan pikiran. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan sesi Tilawah Al-Qur'an interaktif. Pada sesi ini, para siswi dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil (halaqah) yang dipimpin oleh seorang ustazah atau pembimbing. Di dalam halaqah tersebut, setiap siswi mendapat kesempatan untuk menyimak serta memperbaiki bacaan (tahsin) Al-Qur'an, baik dari segi tajwid maupun makhraj huruf.

Setelah sesi tilawah usai, agenda berlanjut ke materi inti atau kajian Keputrian. Topik yang diangkat setiap pekannya selalu berganti agar para siswi tidak merasa jenuh. Pembahasan disesuaikan dengan kebutuhan serta perkembangan psikologis remaja dan anak-anak. Beberapa topik hangat yang kerap diulas antara lain peran muslimah di era digital, pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan, tata cara mengelola emosi menurut Islam, hingga kisah-kisah keteladanan para shahabiyah (sahabat wanita Rasulullah SAW) seperti Khadijah binti Khuwailid dan Aisyah radhiyallahu 'anhuma.

Antusiasme peserta selalu terlihat tinggi, terutama saat memasuki sesi tanya jawab atau diskusi interaktif. Banyak siswi memanfaatkan momen ini untuk berkonsultasi mengenai persoalan sehari-hari, baik masalah ibadah, hubungan dengan orang tua, pertemanan di sekolah, hingga kendala belajar. Kehadiran para ustazah yang ramah dan terbuka membuat suasana diskusi terasa hangat dan tanpa jarak, sehingga para siswi merasa nyaman untuk menyampaikan isi hati mereka.

Memasuki waktu Dzuhur, seluruh peserta Keputrian bersiap-siap untuk menunaikan Shalat Dzuhur berjamaah. Pelaksanaan shalat berjamaah ini menjadi puncak dari seluruh rangkaian kegiatan Keputrian pada hari tersebut. Dengan imam dari salah seorang ustazah, shalat berlangsung dengan sangat khusyuk dan tenang. Keheningan yang tercipta saat sujud bersama menghadirkan ketenangan batin yang mendalam di tengah padatnya aktivitas belajar mengajar selama sepekan.

Pihak sekolah menegaskan bahwa pembentukan karakter tidak cukup hanya dilakukan di dalam kelas melalui teori pelajaran formal. Karakter yang kokoh lahir dari pembiasaan yang konsisten dan lingkungan yang mendukung. Melalui program Keputrian rutin ini, YPI Shofwatul Qolbi berkomitmen untuk terus mencetak generasi muda perempuan yang tidak hanya unggul dalam bidang akademis dan kejuruan, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual, keanggunan akhlak, serta kesiapan mental dalam menghadapi tantangan zaman.

Dengan selesainya rangkaian kegiatan pada pukul 12.15 WIB, para siswi kembali ke kelas masing-masing dengan wajah ceria dan semangat baru. Dokumentasi kegiatan hari ini menjadi bukti nyata bahwa di balik tembok-tembok sekolah YPI Shofwatul Qolbi, ada proses panjang yang terus mengalir dalam menempa dan menyemai benih-benih kebaikan bagi masa depan generasi muslimah Indonesia. Semoga pembiasaan baik ini terus terjaga, memberikan keberkahan bagi seluruh civitas akademika, serta menjadi inspirasi bagi lingkungan di sekitarnya.

_____________________________________________________________________________________________________________________________________________________

Diliput dan didokumentasikan oleh Humas Nurul Qolbi. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui akun TikTok @humasnurulqolbi atau menghubungi 085770002220.